Peristiwa

Wagubsu Hadiri Zikir Akbar

Haul ke-95 Tuan Guru Babussalam

LANGKAT – Wakil Gubernur Sumatera Utara (Wagubsu) Musa Rajekshah mengikuti zikir ratib dalam rangka Haul ke 95 Tuan Guru Babussalam Yarham Syekh H Abdul Wahab Rokan Al-Khalidi Naqsabandi, di Desa Besilam Babussalam, Kecamatan Padang Tualang, Kabupaten Langkat, Kamis malam (24/1). Zikir ratib digelar selama tiga hari berturut turut, hingga hari puncak peringatan haul pada 27 Januari 2019.

Pada kesempatan itu, Wagubsu mengatakan zikir tersebut diharapkan dapat mendekatkan diri para jamaah kepada Allah. “Semakin dekat kita dengan Allah, semakin takut kita berbuat salah, semakin kuat iman kita,” ujar Musa Rejekshah yang akrab disapa Ijeck.

Naqsabandiyah di Sumatera Utara memiliki banyak pengikut. Karena itu, dengan zikir, bisa meningkatkan rasa persaudaraan antar umat. “Semoga dengan iman yang baik, kita bisa bermanfaat bagi sesama, membangun Sumatera Utara ini bersama-sama, semoga dengan ini Sumut bermartabat lekas terwujud,” kata Ijeck.

Ijeck juga mengharapkan, haul Tuan Guru Babussalam Syekh H Abdul Wahab Rokan Al-Khalidi Naqsabandi ke-95 dapat mempererat  ukhuwah Islamiyah antar umat, khususnya di Sumatera Utara. Dikatakannya, akan ada ribuan jamaah yang akan datang ke Besilam hingga hari puncak peringatannya nanti.

“Selain itu, haul ini momen untuk mengingatkan kita kepada Tuan Guru Babussalam Yarham Syekh H Abdul Wahab akan ajaran yang dibawanya dahulu hingga besar seperti sekarang,” katanya.

Tuan Guru Babussalam Syekh H Hasyim Al Syarwani mengatakan pada peringatan Haul ke-95, Sumut mendapat berkah lantaran Sumut mendapat pemimpin baru yakni Edy Rahmayadi dan Musa Rajekshah. “Kami diberkahi dengan gubernur baru Edy Rahmayadi, Alhamdulillah gubernur baru baik, begitu juga dengan wakilnya Musa Rajekshah,” katanya.

Haul diperingati setiap tahun, sebagai tanda untuk mengingat wafatnya Tuan Guru Babussalam Yarham Syekh H Abdul Wahab Rokan Al-Khalidi Naqsabandi. Kata Syekh Hasyim Al Syarwani, pada peringatan haul biasanya seluruh murid Naqsabandiyah dari Malaysia, Singapura, Sabang sampai Merauke datang ke Besilam guna melaksanakan haul. “Mudah mudahan peringatan puncaknya yang jatuh pada tanggal 27 Januari nanti kami berhasil melaksanakannya,” tuturnya.

Sementara itu, salah satu jamaah Naqsabandiyah Hasyim Nasution, yang  berasal dari Gunung Tua Padang Lawas Utara mengatakan Tuan Guru Besilam merupakan guru terbesar di Sumatera Utara. karena itu, Ia rela jauh-jauh datang bersama rombongannya menggunakan bus untuk memperingati haul langsung di Besilam, Langkat. “Saya pernah suluk di sini, setiap tahun memang datang, biasanya sampai 5 hari kami di sini,” katanya.

Menurut Hasyim, persiapan haul Tuan Guru Besilam dari tahun ke tahun semakin baik. “Alhamdulillah semakin baik ya, baik dari perasaan diri kita, baik juga pembangunan fasilitas untuk para jamaah yang datang dari seluruh pelosok mana saja, ke depan semoga lebih disempurnakan,” katanya.

Usai zikir, Ijeck diajak ke kediaman Tuan Guru Babussalam Syekh H Hasyim Al Syarwani. Di tempat itu ia bersama rombongan bercengkrama sejenak bersama Syekh H Hasyim Al Syarwani. Tampak keakraban antara mereka. Sesekali pembicaraan diselingi tawa yang membuat suasana malam itu makin hangat. *(Biro Humas dan Keprotokolan Setdaprovsu)

Tags
Lihat Lainnya

Berita Terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Close