Sumut MelalakWisata

Memandang Sisi Lain Danau Toba dari Sapo Juma

Keindahan Danau Toba sudah dikenal masyarakat di berbagai mancanegara. Banyak sekali sudut-sudut Danau vulkanik terbesar ini yang bisa diakses dan dinikmati pengunjung dari beberapa kawasan di sekitarnya

KARO- Keindahan Danau Toba sudah dikenal masyarakat di berbagai mancanegara. Banyak sekali sudut-sudut Danau vulkanik terbesar ini yang bisa diakses dan dinikmati pengunjung dari beberapa kawasan di sekitarnya. Salah satunya pengunjung dapat melihat sisi lain Danau Toba dari Sapo Juma.

Sapo Juma merupakan sebuah tempat seperti villa yang terletak di Tongging, Kabupaten Karo. Tempatnya tidak jauh dari air terjun Sipiso-piso, kira-kira hanya 4 kilo meter, namun pengunjung jangan berharap jalannya mulus seperti jalan tol. Pun begitu, kendala jalan ini menjadi tantangan tersendiri bagi pengunjung untuk melihat sudut magis Danau Toba dari Sapo Juma.

Tempat ini terkenal setelah banyak fotonya tersebar di internet, bunga warna-warni sangat indah dan tentunya menarik ketika dipamerkan di media sosial seperti Instagram.  Hal ini yang membuat banyak orang tertarik untuk datang ke sana.

Ketika sampai di sana ternyata Sapo Juma bukan hanya soal taman bunga, tempat ini seperti villa dengan pemandangan dari sudut berbeda Danau Toba. Beragam jenis bunga yang warna warni memang menyambut pengunjung di pintu masuk. Apalagi ketika sudah berada di dalam villa, pengunjung akan disuguhkan dengan nuansa yang begitu tenang dan damai, bahkan ketika suasana hening pengunjung bisa mendengar suara angin.

Sapo Juma merupakan tema tempat ini, dalam bahasa Karo Sapo Juma berarti gubuk di ladang. Sebagai mana sebuah gubuk di ladang daerah Karo homestay di Sapo Juma menggunakan ijuk dan tampak sederhana, begitu juga coffee shop, tempat makan yang dibuat dengan konsep prasmanan dan juga tempat-tempat istrahat.

Ya, di sini bukan hanya bunga. Di Sapo Juma pengunjung juga bisa menginap, minum kopi dan juga makan serta tentunya sembari menikmati pemandangan Danau Toba dari sudut yang berbeda. Dari Sapo Juma pengunjung juga dapat melihat Tongging, Paropo dan juga Silalahi bahkan bila beruntung dengan cuaca cerah kita bisa melihat Pasir Putih Parbaba di Samosir.

Sapo Juma memang bisa didatangi setiap hari setelah ditangani langsung oleh Dinas Pariwisata Kabupaten Karo. Anda hanya perlu menyediakan uang untuk tiket masuk Rp10.000 per orang. Namun, untuk coffee shop hanya buka pada hari Sabtu dan Minggu. Bila Anda datang weekday tidak akan ada kegiatan seperti hiburan, layanan makanan dan minuman.

Tantangan ke Sapo Juma mungkin adalah jalannya yang agak sulit karena belum diaspal, masih berupa batu-batu kecil, tetapi sebelum sampai ke Sapo juma Anda akan disuguhkan warna-warni taman bunga yang indah yang merupakan kebun pribadi, bukan untuk umum.

Selain jalan yang masih kurang baik, tempat parkir di Sapo Juma juga terbatas ini karena medan daerah ini memang tidak rata, tanjakan dan turunan yang cukup curam akan menemani Anda. Pengelola memang perlu memperhatikan ini agar masyarakat lebih meringankan langkahnya ke Sapo Juma. Walau begitu, di sekitar Sapo Juma bisa menampung sekitar 4 sampai 5 mobil minibus.

Potensi Sapo Juma sangat besar karena dia sangat dekat dengan Sipiso-piso, orang –orang yang bertujuan ke air terjun tertinggi Sumut ini bisa sekalian menikmati pemandangan dari Sapo Juma.

Bagi Anda yang ingin mencari ketenangan dan kenyamanan Sapo Juma bisa menjadi pilihan apalagi bila Anda suka memamerkan foto-foto indah di sosial media, tempat ini benar-benar Instagramable(*)

Tags
Lihat Lainnya

Berita Terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Close